JURAGAN LONDRY – Salah satu faktor keberhasilna penjualan jasa atau produk, bagaimana cara promosi. Dalam bahasa sederhana, promisi artinya memberitahu orang lain dan mengajak orang lain untuk membeli produk atau jasa yang kita sediakan.
Kegatan promisi bagian dari kegiatan marketing atau kegiatan pemasaran. Jika tulisan sebelumnya saya mengupas Promosi Dahsyat Ala Tung Desem Waringin, kini saya ingin membahas tips “promosi langit untuk laundry”. Tips ini semua orang bisa melakukan kalau mau dan hasilnya dijamin dahsyat tanpa lama.
Saya menggunakan istilah “promosi langit” karena ini terkait dengan dunia langit atau dunia ketuhanan. Yang mempromosikan dan menjanjikan keberhasilannya dari langit bukan manusia di bumi.
Bagaimana caranya promosi langit, yuk ikuti saja. Cobalah lakukan setiap hari rutin sepanjang usaha anda. Jika kita setiap bulan mengaggarkan biaya iklan Rp100.000 tidak ada salahnya suatu saat semua anggaran promosi konvensional itu disedekahkan baik kepada saudara, yayasan yatim piatu dan kaum dhuafa. (Selain zakat tentunya)
Mengapa sedekah saya katakan sebagai promosi langit? Kira-kira begini argumennya. Bahwa Allah telah menjanjikan siapa saja yang sedekah balasannya hingga 700 kali lipat. Itu bisa diberikan cash di dunia dan di akhirat kelak. Enaknya sedekah selain dapat di akhirat di dunia pun akan dapat pula balasannya cepat atau lambat.
Dengan janji Allah tersebut tidak ada salahnya kita memanfaatkannya sebagai cara “promosi langit” untuk usah alaundry kita. Syukur-syukur jika promosi langit itu kita lakukan secara rutin dengan nilai variatif .
Kerja fisik sedang kita lakukan sebagai rukun mendpat rezeki tidak disangka-sangka. Dan cara tidak biasapun yakni memberi, mesti kita lakukan untuk memperoleh percepatan serta rezeki yang berlipat.
Ingat, jika Allah sudah menjanjikan, semuanya pasti diberikan. Jika Allah berjanji selalu ditepati. Kita meyakini akan janji Allah dan berharap pahala dari sedekah itu merupakan bentuk keimanan kita. Semakin yakin akan janji Allah semakin cepat datangnya pahala yang dijanjikan.
Pertanyaan yang sering muncul, apakah boleh berharap lebih dari sedekah yang kita berikan? Jawabannya tentu boleh bahkan wajib percaya akan janji Allah. Sebab yang diharapkan pahala dan janji Allah. Sama halnay dengan berharap pahala shalat serta mempercayai janji dan ancaman Allah atas konsekuensi perbuatan bauk atau buruk kita.
Yang tidak boleh berharap dari sedekah, jika kita sedekah karena ingin langsung mendapat balasan dari orang yang diberi atau karena ingin dilihat orang (ria).
Misalnya, kita sedekah pada atas karena ingin dinaikkan jabatan oleh atasan tersebut. Sedekah begini artinya kita tidak berharap pahala langsung dari Allah, tetap berharap pahala dari manusia.
Dan cara-cara memperoleh percepatan rezeki dan kelipatannya, sebenarnya sudah banyak yang membahas. Misalnya Ustad Yusuf Mansyur, Ippho Santoso. Bahkan para pengusaha sukses dunia sekelas Bill Gates, selalu memberikan keuntungan dari usahanya untuk amal. Buktinya Bill Gates kekayannya terus bertumbuh meskupun sofware komputer produknya terus dibajak oleh pengguna komputer di seluruh dunia.
Nah itulah kekuatan sedekah, kekuatan “Promosi Langit”. Namun demikian, dengan cara sedekah, bisa saja bisnis laundry yang kita jalankan biasa-biasa saja. Boleh jadi omzet biasa-biasa saja, tetapi keuntungan malah bertambah.
Apa yang terjadi? Misalnya, tidak pernah ada keruskan mesin yang mestinya mengeluarkan biaya servis ratusan hingga jutaan rupiah, tidak terjdi kesalahan pegawai yang berujung penggantian. Dan banyak lagi cara-cara “Allah Bekerja” yang tidak bisa kita rasionalkan dari berkah sedekah tersebut. Dan itulah yang disebut dengan rezeki yang tidak diduga-duga (min haesu layahtasib). Selamat mencoba. (*)
Kegatan promisi bagian dari kegiatan marketing atau kegiatan pemasaran. Jika tulisan sebelumnya saya mengupas Promosi Dahsyat Ala Tung Desem Waringin, kini saya ingin membahas tips “promosi langit untuk laundry”. Tips ini semua orang bisa melakukan kalau mau dan hasilnya dijamin dahsyat tanpa lama.
Saya menggunakan istilah “promosi langit” karena ini terkait dengan dunia langit atau dunia ketuhanan. Yang mempromosikan dan menjanjikan keberhasilannya dari langit bukan manusia di bumi.
Bagaimana caranya promosi langit, yuk ikuti saja. Cobalah lakukan setiap hari rutin sepanjang usaha anda. Jika kita setiap bulan mengaggarkan biaya iklan Rp100.000 tidak ada salahnya suatu saat semua anggaran promosi konvensional itu disedekahkan baik kepada saudara, yayasan yatim piatu dan kaum dhuafa. (Selain zakat tentunya)
Mengapa sedekah saya katakan sebagai promosi langit? Kira-kira begini argumennya. Bahwa Allah telah menjanjikan siapa saja yang sedekah balasannya hingga 700 kali lipat. Itu bisa diberikan cash di dunia dan di akhirat kelak. Enaknya sedekah selain dapat di akhirat di dunia pun akan dapat pula balasannya cepat atau lambat.
Dengan janji Allah tersebut tidak ada salahnya kita memanfaatkannya sebagai cara “promosi langit” untuk usah alaundry kita. Syukur-syukur jika promosi langit itu kita lakukan secara rutin dengan nilai variatif .
Kerja fisik sedang kita lakukan sebagai rukun mendpat rezeki tidak disangka-sangka. Dan cara tidak biasapun yakni memberi, mesti kita lakukan untuk memperoleh percepatan serta rezeki yang berlipat.
Ingat, jika Allah sudah menjanjikan, semuanya pasti diberikan. Jika Allah berjanji selalu ditepati. Kita meyakini akan janji Allah dan berharap pahala dari sedekah itu merupakan bentuk keimanan kita. Semakin yakin akan janji Allah semakin cepat datangnya pahala yang dijanjikan.
Pertanyaan yang sering muncul, apakah boleh berharap lebih dari sedekah yang kita berikan? Jawabannya tentu boleh bahkan wajib percaya akan janji Allah. Sebab yang diharapkan pahala dan janji Allah. Sama halnay dengan berharap pahala shalat serta mempercayai janji dan ancaman Allah atas konsekuensi perbuatan bauk atau buruk kita.
Yang tidak boleh berharap dari sedekah, jika kita sedekah karena ingin langsung mendapat balasan dari orang yang diberi atau karena ingin dilihat orang (ria).
Misalnya, kita sedekah pada atas karena ingin dinaikkan jabatan oleh atasan tersebut. Sedekah begini artinya kita tidak berharap pahala langsung dari Allah, tetap berharap pahala dari manusia.
Dan cara-cara memperoleh percepatan rezeki dan kelipatannya, sebenarnya sudah banyak yang membahas. Misalnya Ustad Yusuf Mansyur, Ippho Santoso. Bahkan para pengusaha sukses dunia sekelas Bill Gates, selalu memberikan keuntungan dari usahanya untuk amal. Buktinya Bill Gates kekayannya terus bertumbuh meskupun sofware komputer produknya terus dibajak oleh pengguna komputer di seluruh dunia.
Nah itulah kekuatan sedekah, kekuatan “Promosi Langit”. Namun demikian, dengan cara sedekah, bisa saja bisnis laundry yang kita jalankan biasa-biasa saja. Boleh jadi omzet biasa-biasa saja, tetapi keuntungan malah bertambah.
Apa yang terjadi? Misalnya, tidak pernah ada keruskan mesin yang mestinya mengeluarkan biaya servis ratusan hingga jutaan rupiah, tidak terjdi kesalahan pegawai yang berujung penggantian. Dan banyak lagi cara-cara “Allah Bekerja” yang tidak bisa kita rasionalkan dari berkah sedekah tersebut. Dan itulah yang disebut dengan rezeki yang tidak diduga-duga (min haesu layahtasib). Selamat mencoba. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar