Jumat, 24 Juli 2015

Strat Up: Yuk Mulai Bisnis, Usai Lebaran

JURAGAN LONDRY – Saya seringkli mendengar seseorang yang berencana mulai seuatu setelah leberan. Mislanya mulai bisnis, mulai melamar pekerjaan bahkan berencana mereombak rumah dan menikah usai lebaran.

Tak heran jika setelah lebaran, ketika arus mudik berlangsung, banyak pendatang dari desa yang memadati perkotaan tempat di mana mereka mencari  kerja atau akan memulai usaha.

Ada beberapa alasan mengapa orang memulai sesuatu termasuk bisnis usai lebaran :
Pertama, karena lebaran sebagai mome tahunan. Seringkali siklus kehidupan mulai berjalan terutama bagi orang muslim. Meomen lebaran seperti idul fitri menjadi momen memulai dan sebaliknya mengakhiri berbagai hal, baik urusan duniawai maupun ukhrawi.
Mengambil siklus tersebut, banyak orang yang berencana bahkan memutuskan menghentikan sesuatu ketika menghadapi lebaran atau usai lebaran. 

Banyak pekerja yang tidak balik lagi ke tempat kerja semua, setelah lebaran. Banyak juga yang memulai kerja setelah lebaran, terutama pekerja di sektor informal atau UKM.  Ada juga pengusa yang meghentikan bisnisnya seteleh lebaran.

Namun demikian, dalam siklus manajemen perushaan umumnya tidak selalau terkait antara memulai atau mengakhiri pengelolana perushaan terkait lebaran.

Kedua, pada lebaran selalu ada tradisi mudik. Pada momen mudik, banyak yang mendapat inspirasi baik melalui teman, saudara atau kenalan yang telah sukses dalam bisnsi mapun karir.

Tak jarang, teman-teman atau saudara tertaik untuk memulai bisnis atau mencoba karir yang sama.  Mereka membawa sanak keluarga ke kota, atau menularkannya di kampung halaman. Merekapun mulai bisnis dan menjalankan usaha setelah lebaran.
Alasan  memulai bisnis di atas sebenarnya hanya kebiasaan. Kapanpun mulai bisnis atau berkaris itu sah-sah saja. Semua itu hanya soal waktu yang menurut sebagian orang tepat atau tidak. (*)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar